Berita Ekonomi UMKM
Beranda » Berita » Jadwal Pemadaman Listrik masih berlangsung, ini strategi UMKM Penjual Kopi agar produksi tetap berjalan

Jadwal Pemadaman Listrik masih berlangsung, ini strategi UMKM Penjual Kopi agar produksi tetap berjalan

Pelaihari – Pemadaman listrik bergilir terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Dampaknya cukup luas bagi pelaku UMKM, terutama kedai kopi yang mengandalkan mesin espresso listrik.

Kedai-kedai juga merasakan gangguan pada kopi hari ini yang disajikan pelanggan.

Salah satunya dialami oleh brand Kopi Hari Ini. Akibat tidak dapat mengoperasikan mesin espresso selama pemadaman berlangsung, tim barista harus beradaptasi dengan menggunakan Rok Presso, alat pembuat espresso manual yang tidak memerlukan listrik.

Meski proses penyeduhan dilakukan secara manual dan membutuhkan tenaga yang lebih besar, kualitas minuman tetap menjadi prioritas. Para barista menjaga suhu air rebusan serta teknik ekstraksi agar cita rasa espresso tetap konsisten dan sesuai standar yang selama ini dinikmati pelanggan.

MUI Tanah Laut Gelar Orientasi Pengembangan Masjid di Era Digitalisasi Informatika

Terpaksa menggunakan Rok Presso mesin pembuat esspresso ( bahan dasar pembuat minuman kopi) yang cukup menguras tenaga, karena harus memeras kopi dengan air panas yang direbus tanpa menggunakan Mesin pembuat Esspresso otomatis yang biasa digunakan di kedai-kedai kopi.

“Alat pembuat Esspresso manual cukup menguras tenaga, kita bawa happy aja, anggap seperti sedang nge-Gym , karna gerakannya sangat mirip dengan Istilah Chest Press dalam dunia Gym” ujar Harry sambil tertawa

Harry, selaku pemilik brand Kopi Hari Ini, mengatakan bahwa pemadaman listrik cukup memengaruhi operasional usahanya yang kini memiliki 10 gerobak kopi.

“Untuk gerobak kopi yang kami sediakan ada 10, jadi dengan adanya pemadaman listrik ini cukup mengganggu operasional kami. Alhamdulillah kami terbantu dengan alat Rok Presso meski digunakan secara manual. Insyaallah hal itu tidak mengurangi kualitas kopi kami,” ujar Harry.

Ia berharap kondisi pemadaman listrik bergilir dapat segera berakhir sehingga aktivitas pelaku UMKM kembali berjalan normal. Menurutnya, keberlangsungan pasokan listrik sangat penting untuk mendukung produktivitas usaha dan menjaga roda perekonomian masyarakat.

SKY FEST 2026 Meriahkan Pelaihari, 335 Layang-Layang Dandang Terbangkan Tradisi Banua

Para pelaku UMKM juga berharap kondisi ini dapat segera teratasi sehingga tidak ada pihak yang terus-menerus merasakan dampak maupun kerugian akibat terganggunya operasional usaha.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enable Notifications OK No thanks