Berita
Beranda / Berita / Ahmad Sofwan Ridhoni dan Indah Nur Afifah Dinobatkan sebagai Nanang Galuh Tanah Laut 2026

Ahmad Sofwan Ridhoni dan Indah Nur Afifah Dinobatkan sebagai Nanang Galuh Tanah Laut 2026

PELAIHARI — Ahmad Sofwan Ridhoni dan Indah Nur Afifah resmi dinobatkan sebagai Nanang dan Galuh Tanah Laut 2026 setelah berhasil meraih gelar juara pertama dalam ajang Pemilihan Nanang Galuh Tanah Laut 2026.

Penobatan tersebut berlangsung dalam malam Grand Final Pemilihan Nanang Galuh Tanah Laut 2026 yang digelar di Gedung 83 Dua Mas, Pelaihari, Sabtu (29/8/2026) malam.

Keduanya berhasil menjadi pasangan terpilih setelah melewati rangkaian panjang proses pemilihan, mulai dari tahapan seleksi, karantina, hingga pembekalan yang diikuti bersama para finalis lainnya.

Selama masa karantina dan pembekalan, para finalis mendapatkan berbagai materi untuk meningkatkan wawasan, kemampuan komunikasi, kepribadian, serta pemahaman terhadap potensi Kabupaten Tanah Laut.

Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan para finalis untuk mengemban peran sebagai generasi muda sekaligus representasi daerah yang diharapkan mampu berkontribusi dalam mempromosikan berbagai potensi Tanah Laut.

Annisa Devyna Terpilih sebagai Wakil 2 Galuh Tanah Laut 2026, Bawa JELITA untuk Lestarikan Warisan Budaya

Memasuki malam penobatan, seluruh finalis kembali menunjukkan kemampuan terbaik mereka, termasuk dalam menjawab berbagai pertanyaan dari dewan juri. Persaingan berlangsung ketat hingga akhirnya Ahmad Sofwan Ridhoni dan Indah Nur Afifah berhasil meraih gelar tertinggi sebagai Nanang dan Galuh Tanah Laut 2026.

Penobatan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian dalam sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab baru yang harus mereka jalankan sebagai duta daerah.

Sebagai Nanang dan Galuh Tanah Laut 2026, keduanya diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam memperkenalkan sekaligus mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Tanah Laut, mulai dari pariwisata, kebudayaan, ekonomi kreatif, hingga potensi unggulan daerah lainnya.

Usai dinobatkan, Nanang dan Galuh Tanah Laut 2026 menyatakan kesiapan mereka untuk segera menjalankan program kerja yang telah disiapkan. Salah satu fokus yang mereka bawa adalah pengembangan serta pelestarian kebudayaan di Kabupaten Tanah Laut.

“Kami akan menjalankan program kerja kami semestinya dari esok hari, dan akan lebih mengembangkan lagi kebudayan-kebudayaan di Kabupaten Tanah Laut dengan misi program  GEMA BATALA (Gerakan Melestarikan Budaya Tanah Laut),” ujar Nanang TALA 2026, Sementara program SANGGA BUANA menjadi program andalan Galuh TALA 2026.

Fight Night Ramaikan Pertasi Kencana, Jadi Ajang Adu Nyali Atlet dan Warga Pelaihari

Melalui GEMA BATALA (Gerakan Melestarikan Budaya Tanah Laut) dan SANGGA BUANA, keduanya membawa komitmen untuk turut menjaga, mengembangkan, serta memperkenalkan kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Tanah Laut.

Komitmen tersebut menjadi langkah awal bagi keduanya dalam menjalankan amanah sebagai Nanang dan Galuh Tanah Laut 2026. Program yang mereka bawa diharapkan tidak hanya menjadi gagasan, tetapi dapat diwujudkan melalui kegiatan nyata yang melibatkan generasi muda dan masyarakat.

Peran Nanang dan Galuh Tanah Laut juga diharapkan dapat melampaui kegiatan seremonial. Keduanya memiliki ruang untuk menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas, potensi, dan keunggulan daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Dengan semangat tersebut, perjalanan Ahmad Sofwan Ridhoni dan Indah Nur Afifah sebagai Nanang dan Galuh Tanah Laut 2026 resmi dimulai. Setelah melewati proses panjang hingga malam penobatan, keduanya kini mengemban amanah untuk membawa nama Tanah Laut melalui karya, program, dan kontribusi nyata bagi daerah.

Malam Grand Final sekaligus menjadi penutup rangkaian Pemilihan Nanang Galuh Tanah Laut 2026 dan menjadi awal perjalanan baru bagi pasangan terpilih untuk menjalankan visi serta program yang telah mereka persiapkan.

BKS Juara Piala Soeratin U-15, Baru Tiga Bulan Terbentuk Langsung Raih Gelar

GEMA BATALA dan SANGGA BUANA menjadi bagian dari langkah awal tersebut, dengan harapan kebudayaan Tanah Laut semakin dikenal, dicintai, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enable Notifications OK No thanks