PELAIHARI – Bintang Kalimantan Sukses (BKS) menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara Piala Soeratin U-15 setelah melewati pertandingan final dramatis menghadapi Haus Soccer Academy (HSA) di Lapangan Pertasi Kencana Pelaihari, Minggu (30/8/2026).
Pertandingan final berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim tampil penuh determinasi dan saling memberikan tekanan. Namun hingga waktu normal berakhir, skor tetap imbang sehingga pemenang harus ditentukan melalui drama adu penalti.
Dalam babak tos-tosan tersebut, BKS tampil lebih tenang. Mereka berhasil mengungguli HSA dengan skor 5-4 dan memastikan trofi Piala Soeratin U-15 menjadi milik BKS.
Gelar tersebut terasa semakin istimewa karena BKS baru terbentuk sekitar tiga bulan. Dalam waktu yang relatif singkat, kerja keras para pemain, pelatih, serta dukungan berbagai pihak mampu mengantarkan tim tersebut langsung meraih gelar juara.
Pendiri BKS, Hj. Ferina, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja sama seluruh tim serta kedisiplinan para pemain dalam menjalani program latihan.
Menurutnya, latihan yang teratur dan semangat para pemain menjadi salah satu kunci keberhasilan BKS hingga mampu bersaing dan menjadi yang terbaik dalam ajang Piala Soeratin U-15.
“Berkat kerja sama pelatih dan kerja keras anak-anak, dengan latihan yang teratur, akhirnya mereka bisa menjuarai Piala Soeratin U-15. Padahal BKS ini baru terbentuk sekitar tiga bulan,” ujar Hj. Ferina.
Ia berharap keberhasilan BKS tidak berhenti pada pencapaian sebagai juara di tingkat daerah. Menurutnya, prestasi tersebut harus menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus berkembang dan mampu membawa nama daerah ketika berlaga di tingkat nasional.
“Harapannya, saat menjadi perwakilan ke tingkat nasional nanti, minimal kami bisa mencapai tiga besar,” harapnya.
Gelar juara Piala Soeratin U-15 menjadi awal perjalanan BKS untuk menunjukkan bahwa usia tim yang masih sangat muda bukanlah penghalang untuk meraih prestasi.
Dengan semangat, pembinaan yang konsisten, serta kerja keras pemain dan pelatih, BKS kini memiliki modal berharga untuk menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa proses pembinaan sepak bola usia muda, ketika dilakukan secara serius dan terarah, dapat melahirkan tim yang mampu bersaing dalam waktu relatif singkat.









Komentar