Berita Branding Inspirasi Lifestyle
Beranda / Lifestyle / Annisa Devyna Terpilih sebagai Wakil 2 Galuh Tanah Laut 2026, Bawa JELITA untuk Lestarikan Warisan Budaya

Annisa Devyna Terpilih sebagai Wakil 2 Galuh Tanah Laut 2026, Bawa JELITA untuk Lestarikan Warisan Budaya

PELAIHARI – Annisa Devyna resmi terpilih sebagai Wakil 2 Galuh Tanah Laut 2026 pada Grand Final Nanang Galuh Tanah Laut yang berlangsung pada 29 Agustus 2026. Di balik keikutsertaannya dalam ajang tersebut, terdapat misi yang ingin dibawanya lebih jauh, yakni mengoptimalkan program JELITA (Jaga Edukasi, Lestarikan Inspirasi, Telusuri Aksi) yang sebelumnya telah ia jalankan.

Bagi Vyna, mengikuti pemilihan Nanang Galuh bukan semata-mata untuk mendapatkan gelar, melainkan menjadi salah satu cara untuk memperluas ruang gerak dan memperkuat program yang telah dirintisnya.

JELITA lahir dari kegelisahan Annisa melihat belum optimalnya informasi mengenai situs-situs cagar budaya di Kabupaten Tanah Laut. Di sisi lain, kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap sejarah dan warisan budaya daerah juga dinilai masih perlu ditingkatkan.

“Tujuan saya mengikuti Nanang Galuh ini salah satunya agar JELITA yang sudah saya jalankan bisa lebih optimal. Sekarang saya terpilih sebagai Wakil 2 Galuh Tanah Laut, tentu ini menjadi sebuah privilege bagi saya karena saya memiliki kesempatan untuk lebih mudah terkoneksi dengan para pemangku kebijakan,” ujar Annisa.

Menurutnya, posisi tersebut bukan sekadar kebanggaan pribadi, tetapi juga merupakan sebuah tanggung jawab untuk memanfaatkan ruang yang telah diberikan agar program yang dibawanya dapat memberikan dampak yang lebih luas.

Fight Night Ramaikan Pertasi Kencana, Jadi Ajang Adu Nyali Atlet dan Warga Pelaihari

“Bagi saya, privilege ini harus dimanfaatkan untuk membuka lebih banyak kolaborasi. Saya ingin JELITA tidak hanya berhenti sebagai sebuah gagasan atau program pribadi, tetapi bisa dikembangkan bersama pemerintah, pemangku kebijakan, komunitas dan generasi muda,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaannya, JELITA akan memfokuskan perhatian pada situs cagar budaya, khususnya makam-makam keramat yang memiliki nilai sejarah dan budaya di Kabupaten Tanah Laut.

Vyna telah melakukan langkah awal dengan menghimpun informasi serta dokumentasi mengenai sejumlah situs yang menjadi fokus program. Informasi tersebut kemudian dikemas agar lebih mudah dipahami dan menarik bagi masyarakat.Penyebarluasan informasi dilakukan melalui berbagai platform, mulai dari media sosial, media cetak, media elektronik, podcast, radio hingga profil daerah.

“JELITA bukan hanya tentang memperkenalkan sebuah tempat, tetapi bagaimana generasi muda bisa mengetahui, memahami, kemudian ikut menjaga sejarah dan warisan budaya yang ada di daerahnya,” jelas Annisa.

Untuk memperluas jangkauan, Annisa juga mempersiapkan Aplikasi JELITA yang ditargetkan dapat hadir melalui App Store, Play Store dan website. Aplikasi tersebut nantinya diharapkan menjadi salah satu sarana digital untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi mengenai situs-situs warisan budaya di Kabupaten Tanah Laut.

BKS Juara Piala Soeratin U-15, Baru Tiga Bulan Terbentuk Langsung Raih Gelar

Vyna menyadari bahwa pelaksanaan JELITA tidak dapat dilakukan seorang diri. Karena itu, ia menilai diperlukan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, pemangku kebijakan, komunitas, pelaku budaya serta Nanang Galuh Tanah Laut.

Menurutnya, keberadaan Nanang Galuh seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial maupun representasi dalam berbagai acara. Nanang Galuh juga memiliki potensi untuk menjadi bagian dari gerakan nyata dalam pembangunan daerah.

“Harapan saya, Nanang Galuh bukan hanya menjadi sebuah gelar atau sekadar hadir dalam kegiatan seremonial. Tetapi bisa menjadi representasi anak muda yang benar-benar memberikan kontribusi untuk Tanah Laut,” ungkapnya.

Dengan terpilihnya sebagai Wakil 2 Galuh Tanah Laut 2026, Annisa berharap ruang yang kini dimilikinya dapat dimanfaatkan untuk membangun koneksi, membuka kolaborasi dan memperkuat implementasi JELITA.Baginya, gelar yang diraih bukanlah tujuan akhir, melainkan pintu masuk untuk memperluas dampak program yang telah dimulai.

Melalui JELITA, Annisa ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga, mengenal, menelusuri dan melestarikan warisan budaya Tanah Laut, sekaligus menjadikannya sebagai sumber inspirasi bagi generasi yang akan datang.

Ahmad Sofwan Ridhoni dan Indah Nur Afifah Dinobatkan sebagai Nanang Galuh Tanah Laut 2026

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enable Notifications OK No thanks