PELAIHARI — Suasana halaman Pertasi Kencana Pelaihari, Sabtu (29/8/2026) malam, berlangsung meriah. Gelaran Fight Night menjadi ajang adu nyali para petarung dari berbagai cabang olahraga beladiri maupun masyarakat umum, baik pria maupun wanita.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tanah Laut tersebut menghadirkan sebanyak 20 partai pertandingan. Para peserta berhadapan dalam pertarungan bebas dengan tetap didampingi juri dan tenaga profesional untuk memastikan pertandingan berlangsung tertib serta memperhatikan aspek keamanan.
Fight Night tidak hanya menjadi panggung bagi atlet beladiri. Masyarakat umum juga diberikan kesempatan untuk ikut merasakan atmosfer pertandingan sekaligus menguji keberanian mereka di atas arena.
Peserta yang tampil berasal dari berbagai latar belakang cabang olahraga beladiri. Kemampuan dan teknik yang berbeda dari masing-masing petarung membuat setiap partai menghadirkan tontonan yang menarik bagi masyarakat.
Tak hanya pria, peserta wanita juga turut ambil bagian. Keberanian mereka tampil di arena menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam gelaran Fight Night malam itu.
Sorak-sorai penonton terdengar mengiringi jalannya pertandingan. Masyarakat yang datang dapat menikmati pertarungan secara gratis, menjadikan Fight Night sebagai salah satu hiburan alternatif bagi warga Pelaihari pada malam akhir pekan.
Keramaian tersebut juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM. Berbagai lapak kuliner dan usaha masyarakat di sekitar lokasi ikut ramai didatangi pengunjung yang datang menyaksikan pertandingan.
Kepala Dispora Kabupaten Tanah Laut, Rudi Imtihansyah, S.Pt., M.Si., mengatakan pelaksanaan Fight Night ke depan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan hiburan semata. Menurutnya, konsep tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sebuah industri olahraga yang dikemas lebih modern dan profesional.
“Harapan kami, ajang ini bukan sekadar hiburan bagi masyarakat, namun akan berlanjut menjadi industri olahraga yang dikemas modern. Ini akan kami kerjasamakan dengan GEKRAFS Kabupaten Tanah Laut sehingga menjadi ajang yang lebih menarik, tidak hanya sporty, namun juga menjual secara entertainment,” ujar Rudi Imtihansyah, S.Pt., M.Si.
Rencana berkolaborasi dengan GEKRAFS Kabupaten Tanah Laut diharapkan dapat memperkuat sisi kreatif dan entertainment dalam penyelenggaraan Fight Night. Dengan demikian, olahraga beladiri tidak hanya menjadi tontonan kompetitif, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi sebuah pertunjukan yang memiliki daya tarik komersial sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Melalui Fight Night, Dispora Kabupaten Tanah Laut tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga membuka ruang bagi atlet beladiri dan masyarakat umum untuk menunjukkan keberanian, kemampuan serta semangat sportivitas.
Dengan perpaduan olahraga, hiburan dan aktivitas ekonomi masyarakat, halaman Pertasi Kencana malam itu berubah menjadi arena yang penuh energi. Dua puluh partai pertandingan menjadi suguhan adu nyali yang berhasil menarik perhatian masyarakat Pelaihari sekaligus membuka peluang bagi lahirnya konsep baru industri olahraga di Kabupaten Tanah Laut.









Komentar