Sabtu malam, 30 Mei 2026, suasana di Second home Coffee dipenuhi gelak tawa lewat gelaran rutin Open Mic Standup Indo Pelaihari. Pengunjung yang datang untuk nongkrong dan menikmati kopi dibuat terhibur oleh penampilan para komika yang silih berganti menghidupkan suasana malam.
Malam itu, panggung sederhana menjadi ruang ekspresi bagi Septa, Dayat, Pendi, Anang Ngalih, Hari Kirana, Cindy, serta DJ Ipunx yang ikut menjajal materi komedinya di sesi open mic.
Sebagai penutup yang semakin menambah hangat suasana, hadir Hafiz Biru sebagai guest star. Kehadirannya mendapat sambutan meriah dan menambah warna pada jalannya acara.
Open mic sendiri merupakan kegiatan para komika untuk mengasah, menguji, dan mematangkan materi sebelum nantinya dibawakan di panggung show besar. Dari panggung kecil seperti inilah sering lahir materi-materi yang berkembang menjadi penampilan yang lebih matang dan menghibur.
Konsep Open Mic Standup Indo Pelaihari yang berpindah dari satu kedai kopi ke kedai kopi lainnya di Pelaihari membuat kegiatan ini terasa dekat dengan masyarakat. Bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga ruang bertemu, berbagi cerita, dan menikmati malam dengan tawa serta secangkir kopi.
Kemeriahan malam itu juga dirasakan langsung oleh para pengunjung. Farid, salah satu pengunjung yang hadir, menyampaikan kesannya, “Ini tontonan hiburan gratis bagi masyarakat. Biasanya kalau show mereka ulun harus beli tiket buat nonton, nah mumpung sekarang gratis dan seru.”
Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana open mic menjadi alternatif hiburan yang lebih terbuka dan tetap menghadirkan kualitas serta suasana yang menyenangkan.
Malam di Second home Coffee pun berakhir dengan suasana hangat dan wajah-wajah puas—menjadi bukti bahwa komedi dan kopi selalu punya cara sendiri untuk menyatukan orang. Tawa yang pecah malam itu seolah menjadi penanda bahwa ruang-ruang kecil seperti open mic tetap punya tempat besar di hati penikmat hiburan lokal.

Komentar