PELAIHARI, – Semarak perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tanah Laut tahun ini akan semakin meriah dengan kembali digelarnya Tala Ethnic Carnival (TEC) II. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tanah Laut menjadwalkan ajang budaya tersebut berlangsung pada 15 Agustus 2026 di kawasan Jalan H. Boejasin atau Pal-Palan Pelaihari, dengan mengangkat tema “Pekan Raya Kemerdekaan”.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Tanah Laut, Maulidi Rahman, mengatakan Tala Ethnic Carnival memasuki penyelenggaraan tahun kedua sebagai wadah bagi masyarakat untuk menampilkan kekayaan budaya Nusantara melalui parade kostum yang kreatif dan inovatif.
“Peserta tampil secara berkelompok dan wajib mengikuti sesi catwalk di panggung utama selama tiga menit sebagai bagian dari proses penilaian. Tahun ini merupakan penyelenggaraan kedua Tala Ethnic Carnival,” ujar Maulidi, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, setiap kelompok diwajibkan mengangkat satu karakter budaya atau suku di Indonesia melalui kostum yang unik, kreatif, dan artistik. Selain itu, setiap tim juga harus menghadirkan satu grand costume sebagai kostum utama yang menjadi daya tarik penampilan.
Untuk memberikan ruang kreativitas lebih luas, panitia memperbolehkan peserta memanfaatkan berbagai material pendukung, seperti bahan daur ulang, lampu LED, efek visual, hingga properti lainnya, selama tetap memenuhi ketentuan dan standar perlombaan yang telah ditetapkan.
TEC II terbuka bagi berbagai kalangan, mulai dari pelajar tingkat SMP, SMA/sederajat, mahasiswa, sanggar seni, organisasi kemasyarakatan, lembaga adat, hingga instansi pemerintah, BUMD, dan perbankan.
Setiap tim terdiri dari 14 peserta, termasuk satu orang yang mengenakan grand costume sebagai ikon utama kelompok.
Tidak hanya menampilkan parade kostum, peserta juga diwajibkan menyiapkan narasi singkat yang menjelaskan konsep budaya yang diangkat. Narasi tersebut akan dipresentasikan di hadapan dewan juri sebagai salah satu unsur penilaian.
Maulidi menegaskan, proses pendaftaran tidak dipungut biaya.
“Pendaftaran tidak dipungut biaya. Setelah mendaftar, setiap tim akan memperoleh barcode untuk proses registrasi,” katanya.
Masyarakat maupun komunitas yang ingin berpartisipasi dapat menghubungi Yulianor di nomor 0852-5161-7777 atau Erni Irawati di nomor 0821-5487-8321 untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai mekanisme pendaftaran.
Panitia telah menyiapkan total hadiah lebih dari Rp61 juta bagi para pemenang, sehingga ajang ini diharapkan mampu menarik partisipasi berbagai komunitas budaya dan seni dari seluruh Kabupaten Tanah Laut maupun daerah sekitarnya.

Komentar